Assalamu'alaikum Wr.Wb.
hai guys masih bersama saya wahyu vaboy kali ini saya akan Sedikit sharing tentang Mengalihkan Situs menggunakan Web Proxy di Firewall Mikrotik.
Pendahuluan
Fitur Filtering Web Proxy ini dapat membatasi akses konten-konten tertentu yang di-request oleh client. Anda dapat membatasi akses ke situs tertentu, ekstensi file tertentu, melakukan redirect (pengalihan) ke situs lain, maupun pembatasan terhadap metode akses HTTP. Hal tersebut tidak dapat anda lakukan jika hanya menggunakan NAT.
Latar Belakang
Untuk Mengisi agenda kegiatan saya selama pkl di BLC Telkom Klaten
Jangka waktu
30 Menit
Alat dan Bahan
- Pc/Laptop Sebagai Client
- Router
- 2 Kabel Utp
- Internet
Aktifkan web-proxy
By default web-proxy akan bekerja pada port 8080.
Agar tidak perlu setting web-browser client satu persatu, ubah web-proxy Mikrotik agar berfungsi sebagai Transparent Proxy. Implementasinya, gunakan fitur NAT untuk membelokan semua traffic browsing HTTP (tcp80) yang berasal dari client kefitur internal web-proxy yang sudah diaktifkan sebelumnya. Untuk membuatnya masuk pada menu IP->Firewall->NAT->Klik“+”.
Block Website
Untuk melakukan block akses client ke website tertentu dapat dilakukan pada menu Webproxy-> Access
Kita juga bisa memodifikasi rule-nya dengan me-redirect kesitus lain. Misalnya ketika ada Client yang mengakses www.detik.com maka akan langsung dialihkan (redirect) ke www.pcr.ac.id
Selain bisa melakukan blocking berdasarkan nama domain/URL, web-proxy Mikrotik juga dapat melakukan pemblokiran berdasarkan extention file yang ada pada sebuah halaman web. Kemampuan ini dapat dimanfaatkan untuk melakukan blocking traffic client yang akan melakukan download untuk extention file tertentu, misal .iso , .exe , .zip, dsb.
Ketika user membuka suatu situs,
maka browser akan mengirimkan HTTP request ke Server, namun karena
computer user ini menggunakan web proxy maka proxy akan menerima HTTP
request dari browser tersebut kemudian membuat HTTP request baru atas
nama dirinya. HTTP request baru buatan Proxy inilah yang diterima oleh
Server kemudian Server membalas dengan HTTP Response dan diterima oleh
Proxy yang kemudian diteruskan ke browser user yang sebelumnya melakukan
request.
Mungkin penjelasan cara kerja web proxy di atas hamper mirip dengan NAT (Network Address Translation) Masquerade,
namun sebenarnya berbeda. Karena jika menggunakan NAT, maka Mikrotik
hanya akan meneruskan HTTP Request yang dibuat oleh computer user. HTTP
request tersebut diteruskan ke Server oleh Mikrotik tanpa membuat HTTP
request baru seperti halnya pada Web Proxy.
NAT hanya menangani paket data saja,
sedangkan Proxy bekerja dengan memeriksa konten dari HTTP Request dan
Response secara detail, sehingga Proxy sering juga disebut sebagai
Application Firewall.
Jika mengaktifkan fitur Web proxy pada Mikrotik anda
harus memperhatikan kapasitas memori dan CPU. Karena Mikrotik akan
membuat HTTP Request baru atas nama dirinya, sehingga membutuhkan
pemakaian Resource memori dan CPU yang lebih besar daripada hanya
menggunakan NAT. Jika pemakaian resource Mikrotik berlebihan maka akan
membuat Router Mikrotik anda hang dan koneksi internet pun akan jadi
lambat.
Fungsi dari proxy secara umum adalah
sebagai Caching, Filtering, dan Connection Sharing. Semua fungsi ini
dapat anda temui pada Web Proxy Mikrotik.
Dengan adanya web proxy maka anda
dapat menghemat bandwidth dan menambah kecepatan pada saat browsing
internet karena web proxy mempunyai kemampuan untuk menyimpan data ke
storage local sehingga jika ada client lain yang membuka situs yang
sama, maka isi website sebagian besarnya di ambil dari storage local
server selain itu juga web proxy mempunyai kemampuan untuk memblokir
situs terlarang, seperti situs judi ataupun pornografi. Web Proxy dibagi
menjadi 2 bagian yaitu :
1. Nontransparent web proxy2. Transparent web proxy
Seorang client dapat memilih untuk menggunakan/tidak fasilitas web proxy yang disediakan oleh server. Web proxy biasanya sudah di set oleh para administrator dan siap untuk digunakan.
Transparent web proxy
Jika pada nontransparent client dapat memilih untuk menggunakan/tidak fasilitas web proxy yang ada namun pada transparent web proxy seorang client dipaksa untuk menggunakannya sehingga seorang client (user) tidak perlu melakukan setting apapun di web browser yang mereka gunakan karena pengaturan hanya dilakukan oleh server saja dan secara otomatis client akan menggunakan web proxy. Seorang user yang sedang browsing (request port 80) maka dia akan dibelokan terlebih dahulu menuju proxy
Sumber: https://pengalamandanbelajar.blogspot.co.id/2015/12/blokir-website-file-ekstension-dengan.html
Sekian dari saya...













0 komentar:
Post a Comment